Capek,
itulah yang kami rasakan. Berjalan berkilo-kilometer dari malam tahun
baru hingga awal tahun baru dan diguyur air hujan. Ketika sampai di
rumah, teman-temanku bertanya kita
gak keluar lagi kan?
Aku jawab iya karena aku gak punya schedule lagi. Malam akhir di
Malang dibuat rileks leh teman-temanku. Hanya menonton film, ada yang
nonton HP, Wrong Turn, dan film yang tadi dibeli. Malam itu mayoritas
tidurnya gak terlalu malam, kecuali Aji yang nonton HP beberapa
episode hingga larut.
Keesokan
hari (2-1-2012), tidak ada kegiatan yang berarti karena pukul 9 nanti
teman-teman aku pulang dan aku juga ikut mereka ke Lumajang soalnya
ada acara reunion RSBI ‘11. Mereka hanya bangun, sholat, maen PES,
mandi, makan, bersiap-siap, pamitan, dan pulang deh,..
Pukul
9 kurang sedikit aku pamitan ke ibu, sebenarnya aku gak dibolehin
ikut, karena aku memaksa maka aku dibolehin. Kami berangkat jalan
kaki ke AT dan naik AT menuju Arjosari (Terminal Bis Malang). Waktu
yang ditempuh sekitar 1 jam. Di perjalanan itu, Abil dan beberapa
temanku ketiduran mungkin itu efek dari antimo kali ya. Sesampainya
di terminal, kami ke KM dulu mau kencing. Dan tak lama kemudian kami
langsung naik bis jurusan Jember. Pikiran pertama sih, kita transit
di Probolinggo dan naik jurusan Ambulu. Tapi beberapa temanku setuju
turun di Wonorejo, terminal bisnya Lumajang. Berjam-jam kita duduk
dan aku sempat tertidur diantara Aji dan Tolah. Sesampainya di
Probolinggo, kami di oper ke bis lain. Tahu gak kalian, bahwa bis
yang dioper itu sudah puuuuenuh. Jadi kami yang ke bi situ tidak
kebagian tempat duduk. Kami hanya bisa berdiri dan kadang-kadang aku
terjatuh lho karena aku tidak kebagian tempat pegangan jadinya tidak
ada titik tumpunya.
Alhamdulillah,
kita tiba di Wonorejo. Kami sempat nggerundel
membicarakan bis tadi yang seenaknya sendiri, masa’ sudah penuh
tetep aja ditumpangi. Setelah itu kami terpisah di Wonorejo, kami
saling bersalam-salaman dan mengucapkan selamat tinggal. Kali ini aku
tidak terlalu sedih karena aku yakin mereka pasti datang ke reunian
itu. Kami berpencar dan menaiki kendaraan umum yang berbeda. Abil
naik mikrolet, Dhimas, Fikri, dan Aji naik bis jurusan
Lumajang-Dampit. Sedangkan aku dan Tolah naik bis jurusan Ambulu. Aku
di Lumajang ini menginap di rumahnya Tolah di Kecamatan Rowokangkung,
jauh dari kota Lumajang. Ah, aku senang bisa kembali ke kota pisang
ini. Aku melihat pemandangan hamparan padi yang luas dan sedap
dipandang. Lumajang I LOVE YOU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar