Hari
keduaku di Lumajang, tidak terlalu melelahkan. Setelah ngenet, aku,
Tolah, dan Aji ke rumahnya Irul untuk maen-maen sebentar lah. Main
kartu, makan ditraktir Irul, itu saja yang kami lakukan. Setelah itu
aku dan Tolah pulang pukul 16.30an. Dan sampai di rumah Tolah hampir
maghrib. Setelah itu kami melaksanakan as a usual, sholat dan makan.
Lalu di kamar, kami dan Baldan nonton film sampai kami ketiduran.
Minggu, 08 Januari 2012
My First Day In Lumajang
Hari
pertamaku di Lumajang aku disambut oleh bentor (becak montor),
maksudnya saat turun dari bis Ambulu aku dan Tolah harus naik bentor
dulu ke rumahnya yang jaraknya 4 km.an. Di sana aku disambut baik
oleh bunda dan ayahnya Tolah. Setelah sampai di sana kami langsung
makan dan bersih-bersih diri. Malam pertamaku di Lumajang aku hanya
lihat laptop di kamar sama Tolah dan adiknya, Baldan. Kami tidur pun
tidak terlalu larut, sekitar jam 9an ya karena capek itu.
Keesokan
harinya (3-1-2012), aku dan Tolah ada rencana untuk pergi ke
sekolahannya Tolah di SMA 2 Lumajang. Karena Tolah osis, maka dia
harus ke sana untuk merampungkan tugasnya. Kami bangun pagi, sholat,
langsung makan di rumah neneknya yang tak jauh dari rumah Tolah.
Setelah makan, aku dan Tolah kembali ke rumah. Sedangkan ortu dan
adiknya Tolah ada acara sendiri. Di rumah kami nonton tv dan lansung
mandi untuk berangkat ke Lumajang naik sepeda motor. Setelah siap,
kami berangkat pukul 7 dan sampai di sana pukul 7.30. Sebelum ke
SMADA, kami sempat mampir ke rumah teman kami, Irul namanya dia
sekolah di Jember. Lalu, langsung deh ke SMADA. Di sana aku ketemu
Aji, Aji juga ikut osis lho. Karena aku sendirian di sana, maka aku
pinjem sepedanya Tolah dan ngenet di deket situ tuh. Niatku ngenet
ini untuk menyelesaikan tugas TIK yang blog-blog itu wes. Di hari itu
aku hanya bisa menyelesaikan 2 post. Kurang 13 tuh, tapi pasti cukup
sampai minggu esok.
Sekedar
informasi, kalau teman-teman yang maen ke rumah itu semuanya sekolah
di SMADA (SMA terfavorit di Lumajang) dan hanya Tolah yang berada di
kelas seperti aku, akselerasi. Tolah itu juga sahabatku, hehe.
I'm Coming Lumajang
Capek,
itulah yang kami rasakan. Berjalan berkilo-kilometer dari malam tahun
baru hingga awal tahun baru dan diguyur air hujan. Ketika sampai di
rumah, teman-temanku bertanya kita
gak keluar lagi kan?
Aku jawab iya karena aku gak punya schedule lagi. Malam akhir di
Malang dibuat rileks leh teman-temanku. Hanya menonton film, ada yang
nonton HP, Wrong Turn, dan film yang tadi dibeli. Malam itu mayoritas
tidurnya gak terlalu malam, kecuali Aji yang nonton HP beberapa
episode hingga larut.
Keesokan
hari (2-1-2012), tidak ada kegiatan yang berarti karena pukul 9 nanti
teman-teman aku pulang dan aku juga ikut mereka ke Lumajang soalnya
ada acara reunion RSBI ‘11. Mereka hanya bangun, sholat, maen PES,
mandi, makan, bersiap-siap, pamitan, dan pulang deh,..
Pukul
9 kurang sedikit aku pamitan ke ibu, sebenarnya aku gak dibolehin
ikut, karena aku memaksa maka aku dibolehin. Kami berangkat jalan
kaki ke AT dan naik AT menuju Arjosari (Terminal Bis Malang). Waktu
yang ditempuh sekitar 1 jam. Di perjalanan itu, Abil dan beberapa
temanku ketiduran mungkin itu efek dari antimo kali ya. Sesampainya
di terminal, kami ke KM dulu mau kencing. Dan tak lama kemudian kami
langsung naik bis jurusan Jember. Pikiran pertama sih, kita transit
di Probolinggo dan naik jurusan Ambulu. Tapi beberapa temanku setuju
turun di Wonorejo, terminal bisnya Lumajang. Berjam-jam kita duduk
dan aku sempat tertidur diantara Aji dan Tolah. Sesampainya di
Probolinggo, kami di oper ke bis lain. Tahu gak kalian, bahwa bis
yang dioper itu sudah puuuuenuh. Jadi kami yang ke bi situ tidak
kebagian tempat duduk. Kami hanya bisa berdiri dan kadang-kadang aku
terjatuh lho karena aku tidak kebagian tempat pegangan jadinya tidak
ada titik tumpunya.
Alhamdulillah,
kita tiba di Wonorejo. Kami sempat nggerundel
membicarakan bis tadi yang seenaknya sendiri, masa’ sudah penuh
tetep aja ditumpangi. Setelah itu kami terpisah di Wonorejo, kami
saling bersalam-salaman dan mengucapkan selamat tinggal. Kali ini aku
tidak terlalu sedih karena aku yakin mereka pasti datang ke reunian
itu. Kami berpencar dan menaiki kendaraan umum yang berbeda. Abil
naik mikrolet, Dhimas, Fikri, dan Aji naik bis jurusan
Lumajang-Dampit. Sedangkan aku dan Tolah naik bis jurusan Ambulu. Aku
di Lumajang ini menginap di rumahnya Tolah di Kecamatan Rowokangkung,
jauh dari kota Lumajang. Ah, aku senang bisa kembali ke kota pisang
ini. Aku melihat pemandangan hamparan padi yang luas dan sedap
dipandang. Lumajang I LOVE YOU
Jalan Lagi, Jalan Lagi.
Sekitar
jam 13.00 kita pergi dari Matos dan pulang ke rumah. Rencananya sih,
nyegat TSG di perempatan baratnya UB. Di perjalanan menuju ke sana
kita beli cilok bakar, es kopyor, dan yang paling unik kita mengambil
sisa terompet yang digeletakan di pinggir jalan. Duh, aku sudah
bilang ke temen-temen kalau itu tuh ada bekas orang lain. Tapi entah
kenapa, apa mereka terobsesi masa kecil. Tolah, Dhimas, Aji, dan Abil
meniupkan terompetnya sepanjang jalan. Aku dan Fikri merasa sukar
karena malu. Mereka berempat selalu saja mendekati kita dan meniupkan
terompetnya. Saat menunggu mikrolet TSG pun mereka masih saja
main-main.
Tahu
tidak kalau kita menunggu lama mikrolet TSG dan ternyata mikrolet itu
direbut oleh orang lain dan sudah penuh. Bayangkan, menuggu duluan,
naik gak duluan. Menunggu dan menunggu, capek sekali ya menunggu itu.
Karena terlalu lama, akhirnya kita jalan ke arah selatan dan nyegat
mikrolet MK. Di situ aku juga lama menunggu dan akhirnya kita jalan
kaki deh, menyusuri trayeknya MK. Jalan yang cukup jauh harus
kutempuh. Sejauh 4 km kayaknya, dan belum menemukan MK blas. Di ¾
jalan tak kami duga MK lewat begitu saja. Kami hanya bisa marah dalam
hati, mau sampai aja mikrolet MK ada, kok gak mulai tadi. Aku bilang
ke teman-teman gak usah naek wes, mau sampai aja lho. Kita juuga
sempat ngiup karena hujan yang sangat lebat. Karena nafsu kami yang
cukup besar, akhirnya kami semua jalan kaki di tengah guyuran hujan.
Duh, duh, untungnya kita selamat di rumah dan beberapa hari kemudian
ternyata tidak ada yang sakit lho,..
Shopping, Bro, . . .
Setibanya
di Matos, kita langsung masuk dan berputar-putar. Tujuan pertamaku ke
sana itu ingin refill parfumku. Aji yang ketagihan juga membeli
parfum itu dengan aroma yang beda dengan aku. Setelah itu mereka
kuajak ke Gramedia. Di sana kita lama sekali, berkeliling dan membeli
buku. Aku sih, gak beli apa-apa soalnya aku gak minat bener sama
buku, hehe. Lalu kita pergi ke toko kaset dan hasilnya Dhimas dan
Tolah masing-masing membeli Sherlock Holmes 2 dan Cowboys vs Zombies.
Lain ceritanya Aji dan Abil yang terliht di counter hp melihat
headset dan kondomnya hp. Fikri dan Dhimas ingin membeli tali sepatu.
Kutanya pada toko satu katanya di Strawberry, kita muter-muter matos
dan kita tidak menemukannya. Setelah berlama-lama di Matos kita
pulang. Dan alangkah baiknya kita menemukan toko Strawberry di dekat
pintu utama yang di depan itu lho,.. Fikri pun senang katanya gak
afdol kalau gak beli sepatu.
My First Day In 2012 With My Friends
Tak
kusangka sudah setahun aku tidur, saat kubuka mata dan melihat hp,
kalender menunjukkan angka 1-1-2012 dan jam pukul 04.40. Langsung
saja aku sholat shubuh dan berdo’a semoga di tahun yang baru ini
aku menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi semua orang.
Selanjutnya
giliran temanku yang sholat, dan mereka langsung tiduran lagi.
Maklumlah mereka tidur jam 1 dini hari. Setelah itu Aji mandi dulu
sekitar jam 7.30, aku targetkan pagi itu mereeka ke Pasar Minggu.
Setelah Aji, aku yang mandi, kulihat teman-teman yang lain masih
tiduran. Salah satu dari mereka ada yang tidak mau ikut karena hanya
jalan-jalan saja. Karena mereka terlalu lama, aku dan Aji
mengendap-endap ke luar rumah mau pergi ke Candi Bandut dan
foto-foto. Tolah yang mengetahui itu juga ikut bersama kita. Kita
jalan kaki sejauh 100 meter dan tiba di candi itu. Kami bertiga
mengabdikan banyak foto di situ. Setelah lama sekali kami akhirnya
pulang. Sesaat tiba di rumah, tahukah anda? Ternyata mereka belum
mandi semua. Aduh, setelah diberi pengertian mereka mandi satu per
satu. Akhirnya kita berangkat pukul 9.30an. Dan tiba di perempatan Ijen Nirwana pukul 10.00. Pertama aku pikir kalau PM sudah tutup
karena itu aku ajak mereka ke Matos. Naeklah kami GL ke Matos, dan
tahukah anda? Saat kami lewat di depan PM ternyata belum tutup. Aji
yang sangat ingin ke sana untuk beli oleh-oleh buat pacarnya harus
tertunda. Kasihan, . . .
Sabtu, 07 Januari 2012
Perjalanan yang Cukup Jauh
Shopping di Roma telah
usai kini saatnya kami pulang. Ketika kami pulang kulihat ada
mikrolet MK, aku bilang kepada mereka kalau mikrolet itu lewat
samping rumah. Aku hampiri saja mikrolet itu dan aku tanya, pak,
ini ke Tidar ya? Bapaknya jawab Kalau malam hari enggak ke
sana dik. Nyarter a dik? Emm, kalau nyarter bukannya tamah mahal
ya (aku bicara ke teman-temanku). Kata mereka gak usah, kami jalan
kaki saja.
Kalau itu keingingan
mereka, yasudahlah gakpapa. Lalu kami jalan sampai di pertigaan gk
tau namanya dan naik mikrolet LG. Tak terasa kami sampai di pertigaan
Bondowoso, kami turun dan jalan kaki sampai ke rumah. Sepertinya
jarak yang kami tempuh itu ± 5 km (jauh juga kan).
Di ¾ jalan aku, Tolah,
Aji, dan Abil istirahat sebentar, sedangkan Fikri dan Dhimas
meneruskan perjalanan. Kami berempat yang istirahat sempat
berfoto-foto, hehe, dengan wajah kusut dan kotor. Lalu kami
meneruskan perjalanan lagi, di tengah jalan kami melihat siput yang
sangat besar besar sekali. Ukurannya hampir sebesar telapak kaki.
kami foto juga tuh siputnya. Mendekati rumah kami bertemu Fikri dan
Dhimas yang berada di depan Indomart sambil minum. kami minta dan
langsung melanjutkan perjalanan. Di jalan kami bernyanyi marsnya
SMADA, aku juga ikut-ikutan lho, hehe, Satria Pinandhita lahir di
kota Pisang,... Hanya itu saja seh yang aku hafal. Dan kami juga
sempat beli nasgor untuk dimakan di rumah. Tak terasa kami sampai di
rumah, kami terlarut dalam canda dan tawa bersama. Apalagi Tolah tuh
yang guyon terus di jalan.
Di rumah waktu
menunjukkan pukul 23.30, kami cuci kaki, ke kamar, dan makan deh.
Setelah itu, sholat yang gak ketinggalan dan aku tidur duluan, hehe.
Sementara yang lain maen PES lagi. Sebelum tidur aku sempat
mendengarkan suara kembang api yang bersaut-sautan di langit sana dan
memang waktu sudah menunjukkan pukul 00.00.
Wiuuuhh, ini memang
pengalaman yang tidak aku lupakan, jalan jauh bersama teman dengan
canda tawa pada malam tahun baru dan saat gerimis menyambut. Terima
kasih teman.
ROMA, I'm coming, . . .
Dengan semangat kami
jalan kaki juga diiringi oleh rintik-rintik air hujan ke Roma. Karena
tidak terlalu deras, akhirnya kami memutuskan untuk meneruskan
perjalanan. Mulai dari brownies Amanda sampai alun-alun kendaraan
sangat padat kami hanya bisa jalan di jalan yang sempit sekali. Ini
juga tahun baruku pertama kali di Kota Malang, jadi aku tidak tahu
bakalan terjadi seperti ini. Kulewatkan mereka di alun-alun yang
sangat ramai. Kuberitahukan kepada mereka untuk menjaga barang-barang
mereka. Aku dan teman-temanku beranggap bahwa alun-alun di Lumajang
tidak kalah luas dan indahnya dibanding di Malang.
Setelah menyusuri
alun-alun kami melanjutkan perjalanan menuju Roma lewat jalan di
depannya Plaza Malang (aku gak tau namanya). Ada yang capek, laper,
tapi aku bilang kalau Roma sudah di depan mata. Ketika sampai di
sana, kulihat banyak sekali orang yang berjualan di pinggir jalan,
ada yang jual baju, hp, sepatu, barang antik, dll. (jujur saja aku
juga pertama kali ke sini, hehe).
Akhirnya kami berhenti di
suatu tempat yang cukup banyak koleksi sepatunya dan bagus-bagus. Aku
juga tergiur untuk membelinya namun aku lagi-lagi haru menahan
nafsuku itu. Alhasil, yang dapat sepatu hanya Fikri dengan harga Rp
110rb. Sepertinya itu masih bisa ditawar lagi, tapi kata Fikri
kasihan penjualnya, hehe. Suatu saat aku akan pergi ke sana lagi dan
membeli sepatu yang masih bagus itu. :)
Kegiatan Pertama Di Malam Tahun Baru
Hari pertama ini aku
targetkan setelah Maghrib kami jalan-jalan ke MOG dan pulangnya naik
taksi. Di sini terdapat percekcokan. Ada yang mau ikut dan ada yang
tidak. Aku juga bingung kalau berangkatnya sih gampang naik AT saja
tapi kalau pulangnya gak ada kendaraan karena malam hari AT sudah gak
ada. Kalau naik taksi harus dua taksi karena jumlahnya enam. Karena
ngotot akhirnya kami berangkat.
Kami sampai di MOG pukul
7 malam, di situ bertepatan dengan lomba DJ yang ada di parkiran
depan. Aji yang ngotot mulai tadi ingin ke counter sepatu bermerek
papan atas seperti; adidas, nike, dll. Kami masuk dan kuajak mereka
berkeliling. Ada yang melihat kaset game (Abil) dan melihat diskon
buku di pintu utama (Dhimas dan Tolah). Sedangkan aku bersama Aji ke
toko sepatu dan kaget ketika melihat harganya yang sangat mahal. Ada
yang sampai sejuta lho,..
Tak lama kemudian kami
bertemu juga di Tisera toko buku. Tolah bingung mau beli di situ atau
di Gramedia langsung saja aku rujuk ke Gramedia karena terlihat lebih
lengkap. Sedangkan aku dan Aji naik ke lantai paling atas dengan lift
(hehe maklum anak desa).
Di MOG kami tidak membeli
apa-apa. Kami hanya jalan-jalan saja. Setelah itu kami bingung mau
pergi kemana lagi karena AT sudah tidak ada lagi. Mana mungkin kami
jalan ke rumah yang sangat jauh sekali. Fikri, yang terobsesi sepatu
murah di Roma (Rombengan Malam, bener gak?), mengusulkan itu
kepadaku. Yang lain juga ikut tergiur walaupun tidak seluruhnya. Kami
akhirnya jalan kaki dari MOG ke klenteng yang deketnya pasar Kebalen
(bener gak?).
Welcome Home Friends
Setelah aku jemput
teman-teman SMPku, kuajak mereka ke rumah jalan kaki sekitar 5 menit
dari pangkalan AT. Mereka tampak capek sekali, bahkan raut wajah
mereka memerah. Kata mereka, kulit yang gelap ini karena class
meeting di SMADA (SMA 2 Lumajang) yang banyak sekali dan didukung
oleh teriknya sinar matahari.
Tibalah mereka di rumahku
dan langsung menuju ke kamar langsung tidur-tiduran. Mereka saling
ngobrol dan memakan makanan ringan yang telah ibuku sediakan serta
snack yang dibawa oleh Tolah. Tak lama kemudian, mereka nonton tv dan
having lunch. Setelah itu, seperti biasalah mereka maen game
favorit mereka. Setiap kali menginap mereka selalu maen game yang
namanya itu PES. Sesuai dengan berkembangnya jaman, PES yang mereka
mainkan adalah PES 2012. Namun, ada juga lho yang tidur Aji namanya.
:)
Jumat, 06 Januari 2012
Senangnya Mereka Telah Tiba
Kini saatnya hari yang `ku tunggu-tunggu, hari Sabtu tanggal 31 Desember 2011. Teman-temanku datnag ke rumah untuk bermain dan mengisi waktu luang. Pukul 06.30 Tolah, koordinator keberangkatan (cieelah), sms aku ternyata aku ketambahan satu teman lagi namanya Abil. Yah harus gimana lagi, ikut saja wes. Mereka berangkat dari Terminal Wonorejo, Lumajang pukul 07.00. Lalu mereka transit di Terminal Bayuangga, Probolinggo untuk naik bis jurusan Malang. Bis yang dipilih yakni bis biasa, kata mereka sih biar irit, untung 10rbu dibanding naik patas. lumayan kan buat jajan.
Sementara itu, aku sendiri sudah membersihkan rumah walaupun ada daerah tertentu yang sulit untuk dibersihkan. Aku terus menunggu dan menanti, hehe. Tak terasa, ternyata pukul 10.00 mereka telah tiba di Lawang. Yang sebelumnya aku belum mandi, aku cepat bergegas dan menunggu mereka. Mereka sudah kupandu dengan langkah-langkah menuju ke rumah yang sudah aku kirimkan ke Tolah. Semoga saja mengerti.
Namun, mereka yang belum mengenal pasti Malang terus bertanya kepadaku. Fa, taspen itu dimana? apanya pertigaan Batu? aku jawab saja seadanya. Kalo kalian bingung turun di taspen, kalian turun saja di terminal. Setengah jam kemudian, mereka sms aku. Fa, aku sudah naik AT. AT lewat Plaza Ciliwung a? Aku yang melihat sms itu terasa lega, akhirnya mereka menemukan mikrolet AT. Aku memberikan kode kepada mereka, apabila sudah sampai di kampus STIKI, sms aku ya. Karena aku juga harus menyusul mereka di pangkalan AT. Karena di rumah minim kendaraan, jadinya aku nyusul mereka naik sandal di pangkalan AT itu. Sempat gerimis menundakan langkah kakiku untuk pergi ke sana. Aku hanya berdoa semoga mereka tak disambut dengan rintik air hujan yang mengiri langkah mereka.
Ketika Tolah memberi kabar bahwa dia telah melewati STIKI, aku langsung berangkat. Setelah lima menit tlah berlalu, akhirnya aku sampai di pangkalan AT dan kulihat mereka berlima sedang menunggu. Ketika aku menghampiri mereka, mereka juga menghampiri aku. Ah, betapa rindunya setelah meninggalkan sahabat yang selalu ada disisi, sekarang bisa bertemu lagi. Aku sempat terharu dan kaget, their skin become darker than before. Aku senanggggg sekaliiii aku gak bisa luapkan kesenanganku lewat tulisan aku hanya bisa meluapkannya di dalam hati ini. Andai saja hati ini berbentuk transparan pasti mereka tahu apa yang aku rasakan :D
Welcome my friends, I hope you can enjoy your vacational in Malang
TO BE CONTINUED. . .
Kamis, 05 Januari 2012
Bersih Bersih Wes
30
Desember 2011, adalah hari Jumat yaitu 1 hari sebelum teman-temanku
datang. Pagi-pagi aku bersiap untuk bersih-bersih rumah, tapi entah
kenapa setelah di depan komputer aku jadi malas untuk kegiatan itu.
Sampai-sampai jam 9 aku disuruh ibuku untuk memulai mencabuti rumput
di halaman depan rumah. Dengan alat seadanya (sekop dan arit), aku
mulai memusnahkan rumut liar. Tanganku sempat gatal karena kulihat
banyak semut yang ada di rumput itu. Lalu ibuku memberiku dua kresek
yang masing-masing dipakaikan di kedua tanganku.
Aku
terus mencabuti rumput meski keringat sudah mencucur di badanku.
Ternyata capek sekali ya mencabuti rumput itu. Selain buanyaknya
rumut juga akarnya sudah terlalu panjang jadi nyabutnya agak susah.
Setelah kuselesaikan tapi tak seluruhnya, aku langsung mandi untuk
membersihkan diri yang kotor sekali. Banyak sekali yang harus aku
kerjakan, aku tak boleh membuat temanku tak nyaman di rumahku.
Aku
juga mulai membuat schedule
yang sekiranya bisa memperkenalkan Malang pada teman-temanku. Berita
terakhir kudengar kalau yang ikut itu 4 orang, ada Fikri, Dhimas,
Aji, dan Tolah. Mereka di Malang selama 3 hari 2 malam atau mulai
tanggal 31 Desember – 2 Januari. Aku yang memutuskan tanggalnya,
karena dengan itu mereka sesekali bisa ngerayain tahun baru. Emm,
sebenare bukan ngerayain seh, tapi lebih ke arah melihat suasana
tahun baru di Kota Malang. Karena ngerayain tahun baru itu dosa lho,
itulah khutbah yang kudengar saat aku sholat Jumat di Masjid lupa
namanya aku.
Setelah
sholat aku selesai memutuskan rencananya dan berharap ini akan
berjalan dengan lancar. Malam harinya aku sempat potong rambut lho,.
Agar terlihat lebih rapi
Gak Bisa Datang
Pada
tanggal 29-12-2011, ibuku datang pukul 11an di rumah. Rencananya aku
dan ibuku akan membersihkan isi rumah; dari mencabuti rumut di depan
rumah, membersihkan barang-barang di rumah, dsb wes. Namun sayang,
karena ibu datang siang hari maka kegiatan bersih-bersih harus
tertunda terlebih dahulu.
Karena
tidak ada kegiatan yang penting jadi aku pergi ke internet untuk
nge-net sesuka hati, hehe :p
Di
lain tempat, teman RSBIku yang berjumlah 49 mengadakan reuni di
cilotannya pink. Namun sayang aku tidak hadir di tengah-tengah
mereka. Tapi untunglah, Tolah, sahabatku mengusulkan adanya dua
gelombang reuni. Gelombang yang kedua ditargetkan aku akan hadir pada
tanggal 4 Januari 2012.
Kasihan Mira Sakit
Pada
tanggal 28 Desember 2011, aku dan Bismo berencana untuk menjenguk
Mira yang sakit di RSSA. Bismo jemput aku pukul 11an dan langsung
pergi ke Rumah Sakit. Mulanya kami membeli buah-buahan di Indomaret
dekat Rumah Sakit dan aku sempat beli buku Angry Birds hehe :D.
Setelah
itu, kami langsung masuk ke Rumah Sakit di Paviliun nomer kamarnya
408 alias lantai 4 nomer 8, kamar mawar namanya. Setelah di depan
kamar, aku mengetuk pintu dan kulihat Mira berbaring dan ditemani
sama ibu dan adiknya. Setelah kami masuk, ibu dan adiknya Mira malah
keluar kamar. Ternyata Mira mengidap infeksi saluran pencernaan
(daerah usus). Kami megobrol lama hingga pukul stengah 2 dan kami
sempat dibawakan makanan oleh adiknya Mira. Setelah lama di situ,
kami pamit pulang dan berdoa agar Mira cepat sembuh. Di luar Rumah
Sakit kami lapar dan marung di soto apa ya namanya, lupa aku. hehe
dan aku diantar Bismo sampai rumah dengan selamat.
Pada
sore hari pukul 7 malam aku berencana untuk pergi ke rumahku di
Tidar. Tepatnya di Jalan Raya Candi VD / 747B. Setelah kakak
laki-lakiku pulang dari kerjanya, dia menjemput aku untuk pergi ke
rumahku. Sedangkan ibuku tetap tinggal di rumah nenek, namun esok
hari ibu harus menemani saya di Tidar karena pada hari Sabtu
teman-teman SMPku yang dari Lumajang akan datang ke rumahku, horeeee
XD. Aku tidak sabar menunggunya.
Selasa, 03 Januari 2012
Walk Around In Malang City
haha, judul yang aneh. Maksudku itu di hari ketiga liburan aku ini, aku mulai keluar rumah dengan ibuku naik sepeda motor keliling Malang, hehe maklumlah aku kan masih newbie di Malang.
Kegiatan diawali dengan merayu ibuku untuk jalan-jalan. Kira-kira pada siang hari, berangkat dari rumah nenekku di dekat pabrik bentoel ke arah kali brantas yang banyak rumahnya itu. Trus ke arah perempatan pasar kebalen, di situ aku bilang ibuku kalau aku penasaran dengan GOR Ken Arok. Aku belum pernah ke sana sama sekali. Jadi ibuku mengajakku ke sana, melewati jalan apa itu wes aku gak tahu. Saat hampir dekat dengan GOR itu turunlah hujan yang cukup deras akhirnya aku berteduh di GOR Ken Arok. Saat pertama kali aku melihatnya, aku hanya bisa berkata. "Oooohh". Sambil memakai jas hujan kami melanjutkan perjalanan ke arah Hamid Rusdi. Aku hanya heran kenapa terminal yang bagus ini sangat sepi? Kata ibuku sebenarnya terminal ini bwt mikrolet, tapi karena kejauhan jadi mikrolet yang jurusan Gadang hanya berhenti di Pasar Gadang, bener gak?
Setelah itu aku terus ke barat ke Pasar Gadang yang jalannya bergelombang. Aku melihat bis Lumajang-Malang yang ada situ. Setelah itu ke arah utara ke jalan besar itu dan mampir di es degannya tetanggaku, hehe ngiyup sambil minum es degan, duh tambah dingin ternyata. Finally, aku kembali wes ke rumah nenekku. :D
Nothing
duh, baru kali ini aku bisa ngetik tugasku,.. T.T padahal kurang banyak lagi..
Cerita liburanku dimulai dengan suasana yang sama dengan hari biasanya I didn't do anything. Hanya bangun pagi trus nonton tv, makan, nonton tv, hanya itu saja yang aku lakukan. Kegiatan itu aku lakukan mulai tanggal 25 dan 26. Aku bosan, aku ingin seperti sepupuku, sedikit-sedikit ke luar rumah. Sesekali juga aku ke tetangga dan bermain dengan Nazril dan Yoga, balita-balita lucu yang suka tertawa. Saat itu aku tinggal di rumah nenek dan pamanku di jalan Peltu Sujono - Sukun - kota Malang. Di rumah itu aku tinggal untuk bersekolah, dekat pula dengan SMAN 5 Malang.
Langganan:
Postingan (Atom)