30
Desember 2011, adalah hari Jumat yaitu 1 hari sebelum teman-temanku
datang. Pagi-pagi aku bersiap untuk bersih-bersih rumah, tapi entah
kenapa setelah di depan komputer aku jadi malas untuk kegiatan itu.
Sampai-sampai jam 9 aku disuruh ibuku untuk memulai mencabuti rumput
di halaman depan rumah. Dengan alat seadanya (sekop dan arit), aku
mulai memusnahkan rumut liar. Tanganku sempat gatal karena kulihat
banyak semut yang ada di rumput itu. Lalu ibuku memberiku dua kresek
yang masing-masing dipakaikan di kedua tanganku.
Aku
terus mencabuti rumput meski keringat sudah mencucur di badanku.
Ternyata capek sekali ya mencabuti rumput itu. Selain buanyaknya
rumut juga akarnya sudah terlalu panjang jadi nyabutnya agak susah.
Setelah kuselesaikan tapi tak seluruhnya, aku langsung mandi untuk
membersihkan diri yang kotor sekali. Banyak sekali yang harus aku
kerjakan, aku tak boleh membuat temanku tak nyaman di rumahku.
Aku
juga mulai membuat schedule
yang sekiranya bisa memperkenalkan Malang pada teman-temanku. Berita
terakhir kudengar kalau yang ikut itu 4 orang, ada Fikri, Dhimas,
Aji, dan Tolah. Mereka di Malang selama 3 hari 2 malam atau mulai
tanggal 31 Desember – 2 Januari. Aku yang memutuskan tanggalnya,
karena dengan itu mereka sesekali bisa ngerayain tahun baru. Emm,
sebenare bukan ngerayain seh, tapi lebih ke arah melihat suasana
tahun baru di Kota Malang. Karena ngerayain tahun baru itu dosa lho,
itulah khutbah yang kudengar saat aku sholat Jumat di Masjid lupa
namanya aku.
Setelah
sholat aku selesai memutuskan rencananya dan berharap ini akan
berjalan dengan lancar. Malam harinya aku sempat potong rambut lho,.
Agar terlihat lebih rapi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar